BBPP Batangkaluku Bekali Pemuda Tani Enrekang Pembuatan Pupuk Organik

 

Enrekang, Sulawesi Selatan - Pupuk organik menjadi salah satu pengetahuan penting yang perlu dikuasai generasi muda untuk mendukung pengelolaan usaha tani yang produktif dan berkelanjutan. Karena itu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku terus mendorong peningkatan kompetensi pemuda tani melalui pelatihan berbasis keterampilan teknis.

 

Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan bagi Pemuda Tani dengan materi Pupuk Organik Angkatan I yang digelar di P4S Laskar Pelangi, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, 16–18 September 2026.

 

Pelatihan selama tiga hari tersebut diikuti 25 pemuda tani. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan mengenai pupuk organik serta pemanfaatannya sesuai kebutuhan usaha tani di lapangan.

 

Materi yang diberikan tidak hanya diarahkan pada pemahaman secara teori, tetapi juga diharapkan menjadi dasar bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan teknis yang dapat diterapkan dalam kegiatan pertanian masing-masing.

 

Ketua P4S Laskar Pelangi, Benny Arman, mengatakan pelatihan tersebut memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman pemuda tani terhadap pemanfaatan pupuk organik.

 

“Pelatihan ini sangat baik karena memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pemuda tani tentang pupuk organik. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di lapangan dan memberikan manfaat bagi kegiatan usaha tani mereka,” ujarnya.

 

Menurut Benny, peningkatan kapasitas pemuda tani perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pelatihan, kata dia, perlu diikuti dengan pendampingan agar pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang belajar, tetapi dapat diterapkan dalam praktik usaha tani.

 

“Pemuda tani perlu terus diberikan pembekalan dan pendampingan agar semakin terampil dan mampu mengembangkan pertanian yang produktif serta berkelanjutan,” katanya.

 

Ketua Kelompok Substansi Penyelenggaraan Pelatihan BBPP Batangkaluku, Yuli Nurnaningsih, mengatakan pelatihan pupuk organik merupakan bagian dari upaya lembaganya memperkuat kompetensi generasi muda di sektor pertanian.

 

“Pelatihan bagi Pemuda Tani dengan materi pupuk organik ini merupakan bagian dari upaya BBPP Batangkaluku dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan generasi muda di sektor pertanian. Kami berharap peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan usaha tani di lapangan,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pemanfaatan pupuk organik diharapkan dapat mendukung pengelolaan pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. Untuk itu, pemahaman teknis yang diperoleh peserta perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan usaha tani di daerah masing-masing.

 

Yuli juga mengapresiasi dukungan P4S Laskar Pelangi yang telah membantu pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami juga mengapresiasi P4S Laskar Pelangi yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini sehingga pelatihan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

 

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya BBPP Batangkaluku memperkuat sumber daya manusia pertanian, khususnya generasi muda yang terlibat langsung dalam usaha tani.

 

(Red/*)

Artikel terkait = tabloidsinartani.com